KOTA BEKASI, Derapdetik.com – Kejuaraan Nasional Pencak Silat Pangdam Jaya Cup Open Championship 2026 resmi dibuka Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., bertempat di GOR Volly Chandrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (09/01/2026).

Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari (8-11 Januari 2026) ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet silat terbaik dari berbagai kategori, mulai dari Usia Dini, Pra-Remaja, Remaja, Dewasa, hingga kategori bergengsi Pencak Silat Militer.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M. (Walikota Bekasi), Harris Bobihoe (Wakil Walikota Bekasi), Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol (Dandim 0507/Bekasi) selaku Ketua Pelaksana, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. (Kapolres Metro Bekasi Kota), Fendaby Surya Putra, B.Eng. (Ketua IPSI Kota Bekasi), Danyonif 202/Tajimalela Mayor Antonius Ernesto Diliano Putra S.S T.Han S.I.P, Para Pejabat Utama (PJU) Kodam Jaya dan Kodim 0507/Bekasi.

Rangkaian kegiatan pembukaan ditandai dengan penyerahan simbol pencak silat berupa golok dari wasit juri kepada Pangdam Jaya, yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua Panitia sebagai tanda resmi dimulainya pertandingan. Acara juga dimeriahkan dengan demonstrasi pencak silat dari Tim Atraksi PB IPSI, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.

Selaku Ketua Panitia dalam laporan sekaligus sambutannya, Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, namun merupakan warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai luhur, seperti sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan pembentukan karakter.
“Kejuaraan ini tidak hanya bertujuan mencari atlet terbaik, tetapi juga mempererat persatuan dan persaudaraan antar anak bangsa serta menjadi sarana pembinaan prestasi menuju level nasional hingga internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Cahyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kodam Jaya dan seluruh panitia atas terselenggaranya kejuaraan nasional tersebut di Kota Bekasi. Ia menilai kejuaraan ini menjadi momentum strategis dalam pembinaan atlet silat sejak usia dini serta sebagai sarana pelestarian budaya bangsa
Pada kesempatan ini, Mayjen TNI Deddy Suryadi menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan sarana untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan bela diri sebagai warisan luhur bangsa Indonesia. Selain sebagai ajang kompetisi, Pangdam Jaya Cup bertujuan untuk menjaring bibit atlet berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Hari ini kita berada di kota Bekasi melaksanakan lomba kejuaraan pencak silat, disini bisa dilihat bahwa kita ingin anak-anak muda ini mulai dari usia dini sudah memiliki keterampilan yang luar biasa, ini yang kita harapkan bahwa dari usia dinilah sudah mulai memiliki keterampilan pencak silat termasuk olahraga yang lain.Kegiatan tersebut dalam rangka mencari bibit – bibit baru dari wilayah – wilayah baik dari Bekasi, Kabupaten maupun wilayah lainnya.
Semoga olahraga pencak silat mampu memberikan sumbangsih yang luar biasa karena ini merupakan warisan dari leluhur dan mudah mudahan dengan banyaknya event kejuaraan kejuaraan di daerah daerah ini nanti akan ada bibit bibit baru yang akan melanjutkan senior seniornya berlaga di acara pertandingan kejuaraan disamping itu dapat melatih sportifitas, jiwa, raga, kekuatan, keterampilan dan lain lain untuk dia mampu memiliki karakter, jiwa mental yang baik.
“Dengan olahraga ini mudahan bisa menumbuhkan anak anak muda, anak bangsa yang hebat dan luar biasa”, tutup Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.
(mr/red)
