8 ANGGOTA POLRESTA KARAWANG DICIDUK PROPAM! Kapolres: Saya Senang Ramai Diberitakan, Biar Bersih!

Silakan Bagikan

KARAWANG, Derapdetik.com – Sebanyak 8 anggota Polresta Karawang diciduk Propam Polda Jawa Barat terkait dugaan pembebasan Orang Kena Tangkap (OKT). Kabar ini dibenarkan langsung oleh Kapolresta Karawang, Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si.

Saat dikonfirmasi awak media di Lobby Mapolresta Karawang, Jumat (6/11/2026), Kapolres menegaskan kedelapan anggotanya tersebut sudah diamankan dan diproses.

“Sudah ditindaklanjuti dan diamankan di Propam Polda Jabar dan dimutasi ke Yanma,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, penanganan kasus ini kini sudah diambil alih oleh Polda Jawa Barat. Akibat kasus tersebut, kursi Kasat Narkoba Polresta Karawang saat ini kosong. Penggantinya sudah ada, namun belum dilakukan serah terima jabatan (Sertijab).

SAYA SENANG RAMAI DIBERITAKAN

Bukannya risih, Kapolres justru mengaku senang kasus ini menjadi ramai di pemberitaan.

“Saya senang ramai di pemberitaan karena memang sudah kita tindaklanjuti dan itu merupakan salah satu cara kita pembersihan anggota yang main-main dan dibawa ke Propam Polda Jabar dan langsung dimutasi,” tegasnya.

Bagi Mario, membiarkan anggota yang melanggar adalah sesuatu yang salah. Justru menindak anggota yang melanggar adalah tindakan yang benar.

“Cara ini sebagai salah satu cara pengawasan dari luar, karena kita tidak bisa mengawasi 1.130 anggota yang sifatnya tidak bisa sama,” ujarnya.

Kapolres mengaku mengetahui peristiwa ini dari laporan Propam. Pihaknya juga memiliki tim cyber patrol yang memantau berita-berita negatif tentang Karawang di media sosial.

“Ini salah satu cara pengawasan karena sekarang zamannya era digital, berita cepat. Bisa jadi orang luar atau media lebih dulu tahu daripada di dalamnya, karena orang dalam bisa ada yang ditutupi, orang luar tidak ada yang ditutupi,” jelasnya.

Di hadapan media, Kapolres tidak segan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ulah oknum anggotanya.

“Makanya saya bilang dengan media seperti ini, apapun berita itu adalah salah satu pengawasan kita sebagai perbaikan, karena tidak mungkin semua anggota bagus semua, pasti ada oknum. Tapi apapun kesalahan anggota, saya selaku pimpinan saya minta maaf, memang pengawasan saya kurang,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Kapolres menitipkan pesan keras yang menjadi penegasan bagi seluruh jajarannya di Polresta Karawang.

“Jangan pernah kau sakiti hati masyarakat,” pesan Kapolres.

 

 

 

(mr/red)