Atlet Taekwondo Indonesia Arya Danu Susilo Tambah 1 Medali Emas SEA Games 2025 di Thailand

Silakan Bagikan

THAILAND, Derapdetik.com – Atlet Taekwondo Indonesia kembali menorehkan prestasi pada SEA Games ke-33 Tahun 2025 di Thailand dengan meraih 10 medali (2 Emas, 2 Perak dan 6 Perunggu) dari kategori Poommsae Putra dan juara Kyorugi U 74 kg Arya Danu Susilo meraih medali emas taekwondo U74 kg pada babak final usai mengalahkan atlet Taekwondo dari Vietnam, di Fashion Island Hall di Bangkok Thailand, Sabtu (13/12/2025).

Para atlet peraih medali pada kejuaraan taekwondo SEA Games ke-33 di Thailand yaitu : Dua Emas : Poommsae Putra (M. Rizal, M. Alfi, M. Hafizh) dan kategori Kyorugi U 74 Arya Danu Susilo (U74 kg.). Dua Perak : Aziz Tumakaka (U54 kg.) dan Raihan Fadhila (U87 kg.). Enam Perunggu : Ni Kadek Heni (U46 kg.), Winda Dwi Putri (U49 kg.), Osanando Naufal (U80 kg.), Megawati Tamesti (U53 kg.), Silvana Lamanda (U57 kg.) dan M. Bassam Raihan (U63 kg.)

Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. selaku Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) dan juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI menyampaikan sangat bangga dan bahagia atas prestasi atlet Taekwondo Indonesia pada event bergengsi SEA Games 2025 di Thailand. (*)
[14/12 08.47] Mabes TNI Ahmad Puspen Humas: Dikirimkan berita Puspen TNI. Terima kasih atas bantuannya.

Jakarta, 14 Desember 2025 Nomor: SP-492/XII/2025/Pen

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Pengungsian Langkat

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana banjir di MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025). Kunjungan tersebut menegaskan kehadiran negara dalam memastikan penanganan warga terdampak bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau kondisi para pengungsi serta mencatat berbagai kebutuhan mendesak yang masih dihadapi masyarakat. Presiden menegaskan bahwa setiap kekurangan yang dilaporkan akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran terkait. “Saya datang melihat keadaan. Nanti kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan kepada saya, segera kita atasi. Tadi dilaporkan oleh gubernur, kekurangan air bersih ya air minum,” ujar Presiden.

Terkait upaya pencegahan agar bencana serupa tidak terulang, Presiden menyoroti pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur, khususnya tanggul. Presiden menegaskan bahwa seluruh kekuatan negara akan dikerahkan, termasuk TNI, Polri, dan kementerian terkait, guna mempercepat penanganan di lapangan. “Perbaikan tanggul segera kita lakukan, Panglima TNI akan kerahkan, PU akan kerahkan, Angkatan Darat, Kepolisian akan kerahkan. Semua kekuatan kita. Alhamdulillah Sumatera Utara sudah lebih baik kondisinya sejak terakhir saya datang,” katanya.

Presiden Prabowo juga memastikan bahwa pemerintah pusat akan terus memantau perkembangan penanganan bencana secara berkelanjutan, baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah, demi memastikan keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. “Saya akan terus memantau perkembangan dari hari ke hari, dari minggu ke minggu. Mudah-mudahan dengan kekuatan kita semua, kita bisa hadapi ini dan kita akan membantu semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia. Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel TNI, petugas lintas instansi, serta para relawan yang telah bekerja tanpa lelah dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra.

 

 

(Puspen TNI/rls)