KOTA BEKASI, Derapdetik.com – Guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan malam sekaligus memberikan rasa aman psikologis (public reassurance) bagi warga yang beraktivitas di sepertiga malam, jajaran Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota konsisten mengawal kondusivitas wilayah. Langkah proaktif tersebut diwujudkan secara nyata melalui giat Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) berskala besar dalam program unggulan Jaga Bekasi On The Spot. Patroli penyisiran zona rawan dan stasioneritas ini dilaksanakan secara intensif pada Senin (22/6/2026) dini hari menjelang subuh, tepatnya dimulai pukul 02.50 WIB hingga selesai.

Giat preventif yang bergerak di bawah kendali taktis Pamenwas Kompol Gefri Agita, S.I.K., M.Si., bersama Pawas AKP Kabul Priyono, S.Kom., ini menerjunkan 10 personel tangguh Tim Patroli Perintis Presisi yang dipimpin langsung oleh Katim 1 Ipda Dwi Susanto. Dengan bersenjata lengkap dan kendaraan taktis roda dua, korps baret cokelat ini bergerak lurus menyisir rute perimeter strategis Kota Bekasi. Alur patroli dimulai dari Mako Polres, melewati Jalan Pangeran Jayakarta, Boulevard Summarecon, Jalan Perjuangan, Prima Regency, Teluk Pucung, Jalan Agus Salim, kawasan Terminal Bekasi, Bulak Kapal, Kalimas, hingga poros Jalan Ahmad Yani.
Dalam pergerakannya, Tim Perintis Presisi menitikberatkan pengawasan pada sejumlah sasaran krusial, di antaranya mitigasi dini terhadap potensi ancaman kejahatan konvensional 3C (Curas, Curat, Curanmor), peredaran narkoba, hingga sajam. Petugas juga melakukan pembubaran secara humanis namun tegas terhadap kerumunan kelompok pemuda yang terindikasi hendak melakukan aksi balapan liar, gangguan geng motor, maupun potensi tawuran antarkelompok. Sebagai bagian dari manajemen keselamatan wilayah, TP3 juga menggelar pengamanan strong point (stasioner) di kawasan Jalan Melati II, Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, guna memantau pergerakan kendaraan yang mencurigakan.
Selama penyisiran yang memakan waktu hingga subuh tersebut, personel secara berkesinambungan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan pemukiman, pengendara ojek malam, dan pekerja logistik. Warga diimbau untuk terus mengaktifkan siskamling dan mengunci ganda kendaraan mereka. Petugas juga mengedukasi masyarakat untuk tidak ragu melayangkan laporan cepat jika melihat adanya indikasi guantibmas melalui hotline bebas pulsa Call Center 110 agar pihak kepolisian dapat langsung melakukan tindakan intervensi dini di lapangan.
Secara terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Tim Patroli Perintis Presisi melalui program Jaga Bekasi On The Spot di jam-jam rawan merupakan sabuk pengaman utama keamanan Kota Bekasi. “Negara harus selalu hadir dan tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan jalanan. Komitmen patroli berskala besar ini akan terus kami lipat gandakan demi memastikan kenyamanan warga,” tegas Kombes Pol. Kusumo Wahyu. Hingga seluruh rangkaian operasi usai dilaksanakan dan personel kembali ke Mako, situasi di sepanjang rute patroli dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
(mr/rls)
