KOTA BEKASI, Derapdetik.com – Setelah terbitnya berita Derapdetik.com yang berjudul “Ratusan MBG di SMPN 11 Kota Bekasi Menumpuk Tidak Dimakan”, pada Senin, (19/1/2026) Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Bekasi, Munajam angkat bicara.

Pada Selasa (20/1/2026), pukul 12.30 wib Kepala SMPN 11 Munajam didampingi Babinsa 1 Kelurahan Aren Jaya, bertempat di lobby SMPN 11 Kota Bekasi membenarkan berita yang diterbitkan media online Derapdetik.com.
“Kemarin memang benar banyak makanan tersisa, banyak anak yang tidak masuk sekolah karena rumahnya kebanjiran”, katanya kepada Derapdetik.com.
Namun disini ada perbedaan keterangan dari Kepala Sekolah dengan guru yang dijumpai kemarin terkait makanan yang tersisa. Pada Senin kemarin seorang guru yang dijumpai Derapdetik.com mengatakan kalau makanan sering tersisa karena sebagian murid tidak mau makan Makanan Bergizi Gratis ( MBG) dan sebagian lagi karena murid tidak masuk sekolah sedangkan Kepala Sekolah, Munajam hanya membenarkan kalau makanan tersisa karena murid banyak tidak masuk sekolah.
Disaat Kepala Sekolah klarifikasi pemberitaan Derapdetik.com, tiba-tiba melalui pesan WhatsApp Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Teluk Pucung (TP) Mayor Inf. Fatwanul mengatakan pemberitaan dari media Derapdetik.com tidak benar (hoaks)berdasarkan laporan dari Babinsa 3 Aren Jaya.
“Mohon ijin Komandan melaporkan terkait berita yang beredar terkait Penerimaan manfaat MBG di SMPN 11 Kota Bekasi bahwa berita tersebut tidak benar dan saya BABINSA 3 Aren Jaya sudah konfirmasi dengan pihak guru SMPN 11 Kota Bekasi, dari pihak guru bahwasannya makanan menumpuk bukan tidak di makan melainkan banyak siwa siswi yg tidak masuk karena rumah sedang kebanjiran di saat itu datang pihak wartawan dan memviralkan dan memberitakan makanan MBG tidak di makan siswa siswi SMPN 11 Kota Bekasi”, laporan dari Babinsa 3 Aren Jaya kepada Danramil 03 /TP yang diteruskan ke Derapdetik.com, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan laporan Babinsa tersebut yang mengatakan pemberitaan Derapdetik.com tidak benar, pihak redaksi Derapdetik.com tidak terima pernyataan tersebut karena apa yang dituangkan dalam berita tersebut sesuai fakta yang terlihat pada saat itu dan sesuai keterangan yang didapat dari salah satu guru yang dijumpai saat itu.
Terlebih saat Babinsa 3 Kelurahan Aren Jaya datang untuk menemui awak media Derapdetik.com di Lobby SMPN 11 Kota Bekasi, terlihat arogan disaksikan Kepala SMPN 11 Kota Bekasi Munajam dan Babinsa 1 Aren Jaya, dengan nada keras mengatakan kalau laporannya kepada pimpinan memang benar seperti itu bahwa pemberitaan dari Media Derpadetik.com tidak benar berdasarkan keterangan dari guru yang memberikan penjelasan kepadanya.
Untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut, Kepsek SMPN 11 Munajam, melalui saluran telepon langsung menghubungi Danramil 03/Teluk Pucung dengan menjelaskan bahwa Berita Derapdetik.com benar adanya.
Publiklah yang dapat menilai, sementara sebagai kontrol sosial media Derapdetik.com bertujuan untuk mencari solusi kedepannya apa yang harus diperbaiki baik dari pihak sekolah, pihak SPPG MBG maupun pemerintah agar makanan tidak tersisa/ tidak di makan.
(mr/rbn)
